Home Internasional Blokir Pengguna Twitter, Donald Trump Langgar Konstitusi AS

Blokir Pengguna Twitter, Donald Trump Langgar Konstitusi AS

148
0
SHARE
Blokir Pengguna Twitter, Donald Trump Langgar Konstitusi AS

Keterangan Gambar : Presiden AS Donald Trump

Jakarta, INTERNEWS - Presiden Donald Trump dinyatakan melanggar konstitusi Amerika Serikat karena memblokir atau menghalangi warganet untuk melihat jeroan akun Twitternya, demikian putusan sebuah pengadilan tingkat banding di Manhattan, New York, Selasa (9/7/2019).

Putusan itu memperkuat keputusan pengadilan tingkat pertama di New York pada Mei 2018 lalu, yang menyatakan bahwa Trump melanggar Amandemen Pertama Konstitusi AS jika ia memblokir pengguna Twitter lain untuk melihat akunnya. Presiden Donald Trump digugat oleh tujuh pengguna Twitter yang dia blokir karena mengkritik kebijakannya.

Putusan itu merupakan buah dari gugatan Knight First Amendment Institute, sebuah lembaga di Columbia University, New York yang memperjuangkan kebebasan berpendapat di AS. Gugatan itu dilayangkan Knight First Amendment Institute pada Juli 2017 lalu, mewakili tujuh orang pengguna Twitter yang diblokir oleh Trump di akun @realDonaldTrump karena mengkritik kebijakannya di media sosial tersebut.

Akun Twitter @realDonaldTrump memiliki lebih dari 61 juta follower. "Amandemen pertama tidak mengizinkan seorang pejabat publik yang menggunakan akun media sosial untuk kepentingan resmi untuk mengecualikan orang dari dialog online yang terbuka, hanya karena mereka memiliki pandangan yang berbeda," bunyi keputusan para hakim dalam kasus tersebut.

Gedung Putih, Trump, dan Departemen Kehakiman AS belum memberikan tanggapan terkait keputusan pengadilan tingkat banding tersebut. Twitter juga belum memberikan komentar. Demikian seperti dilansir suara.com. (ATS)

Photo : theatlantic.com