Home Politik Inilah Fakta Partai Gelora Besutan Fahri Hamzah

Inilah Fakta Partai Gelora Besutan Fahri Hamzah

19
0
SHARE
Inilah Fakta Partai Gelora Besutan Fahri Hamzah

Jakarta, INTERNEWS - Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia akan segera dideklarasikan oleh pencetusnya, Fahri Hamzah yang juga mantan Wakil Ketua DPR pada 10 November 2019 nanti. Partai tersebut adalah partai kedua Fahri setelah sebelumnya ia berkiprah di Partai Keadilan Sejahtera. Partai ini ditargetkan akan ikut kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Berikut fakta-fakta soal Partai Gelora seperti dirangkum Kompas.com:

1. Didirikan Fahri Hamzah dan Anis Matta
Partai Gelora ini didirikan oleh mantan Presiden PKS Anis Matta dan mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.
Awalnya, mereka berdua mendirikan Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) pada tahun 2017 lalu.

2. Transformasi dari Garbi
Pembentukan Partai Gelora adalah permintaan dari anggota ormas Gerakan Arah Baru Indonesia . Hal tersebut dikatakan Fahri seperti dikutip Antaranews (10/9/2019). Perlu diketahui, Garbi juga dibentuk oleh Fahri Hamzah bersama mantan Presiden PKS Anis Matta. Pembentukan Garbi sendiri dilatarbelakangi oleh kegelisahan atas kondisi bangsa Indonesia saat ini.

3. Banyak yang bergabung
Fahri Hamzah juga mengatakan, terdapat beberapa mantan anggota PKS yang akan bergabung dalam partai besutannya tersebut. "Ya kalau anda lihat di Kaltim, Wakil Gubernur (Hadi Mulyadi), lalu di Jakarta juga kan banyak. Salah satu cagub berpotensi Tri Wicaksana," ujar Fahri.

Selain itu, mantan Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar juga akan bergabung dengan Partai Gelora.
Namun, pengumuman resmi bahwa dirinya akan bergabung dengan Partai Gelora, akan disampaikan setelah deklarasi partai tersebut pada 10 November mendatang.

4. Ditarget ikut Pilkada 2020
Walaupun belum dideklarasikan, Fahri menyebut bahwa Partai Gelora yang ia dirikan ditarget akan ikut Pilkiada 2020 mendatang. Fahri mengatakan hal tersebut di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Hal itu lantaran terdapat banyak anggota partai itu yang potensial menjadi kepala daerah. Menurut Fahri, sehingga diyakini bisa menang dalam kontestasi tersebut.

Photo : law-justice.co