Home Hukum KPK Akan Buru Mafia Alat Kesehatan

KPK Akan Buru Mafia Alat Kesehatan

26
0
SHARE
KPK Akan Buru Mafia Alat Kesehatan

Jakarta, INTERNEWS.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengultimatum mafia alat kesehatan. Mereka bakal memburu pejabat negara yang memanfaatkan wabah virus korona (covid-19) untuk mencari keuntungan pribadi.

"KPK akan tegas terhadap pihak yang bermain-main terkait pengadaan barang dan jasa terutama terhadap kebutuhan alat kesehatan terlebih untuk situasi sekarang ini," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Sabtu 18 April 2020 seperti ditulis Medcom.id

Lembaga Antikorupsi itu berkomitmen mengawal pelaksanaan anggaran dan pengadaan barang dan jasa dalam rangka penanganan wabah korona. Permainan mafia di saat seperti ini tidak akan diberi ampun.

Ali meminta siapapun yang mempunyai informasi terkait mafia alat kesehatan melapor. KPK akan menindaklanjuti laporan tersebut.

"Setiap informasi terkait hal tersebut agar dapat langsung disampaikan kepada bagian pengaduan KPK, dan KPK tentu akan telaah dan dalami setiap informasi yang diterima," ujar Ali.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyinggung soal mafia alat kesehatan yang berpeluang memanfaatkan kondisi sulit di tengah pandemi covid-19 ini. Kementerian BUMN akan menjadi pihak yang terdepan melawan praktik tersebut dengan menyinergikan BUMN agar bisa memproduksi alkes dan bahan bakunya.

"Saya mohon maaf kalau menyinggung beberapa pihak. Janganlah negara kita yang besar ini selalu terjebak praktik-praktik yang kotor sehingga tadi alat kesehatan mesti impor, bahan baku mesti impor," kata Erick melalui live streaming di akun Instagram miliknya, Kamis, 16 April 2020.

Erick menambahkan, saat ini Indonesia membutuhkan alat kesehatan yang ternyata 90 persen impor dari luar negeri, termasuk bahan baku obat. Karena itu, peluang mafia memanfaatkan momen ini amatlah besar.


Photo : google image