Home Ekonomi Menteri Jonan Buka Konferensi Berskala Internasional

Menteri Jonan Buka Konferensi Berskala Internasional

20
0
SHARE
Menteri Jonan Buka Konferensi Berskala Internasional

Keterangan Gambar : Menteri Jonan Buka Konferensi Berskala Internasional

InterNews.id- Jakarta, Era industri 4.0 yang akan segera datang secara global, membuat sektor Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) atau OSH (Ocuppational, Safety, and Health) juga harus berbenah mempersiapkan diri. Lantas, bagaimana cara penerapan K3 itu sendiri menuju industry 4.0?

Masih rendahnya kesadaran perusahaan, berdampak pada tingginya risiko kecelakaan di tempat kerja. Perusahaan yang sudah sadar akan pentingnya penerapan K3 dapat memetakan potensi bahaya, sehingga klaim pembiayaan akibat kecelakaan dan kesakitan bisa berkurang.

Para mahasiswa yang tergabung di Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) untuk kedua kalinya menggelar Konferensi Internasional tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (International Conference of Occupational Health and Safety) pada tanggal 24-26 April 2019 yang berlangsung di Hotel JS Luwansa, Jakarta. Dalam pagelaran konferensi tersebut mengambil tema “Implementasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Negara Berkembang Menuju Industri 4.0”

Acara ini dibuka secara resmi oleh Menteri ESDM, Ignasius Jonan. Konferensi yang diselenggarakan di Hotel JS Luwansa, Jakarta pada tanggal 24-26 April 2019 ini, diharapkan menjadi ajang diskusi bagi para sarjana, akademisi, peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan untuk berbagi pengetahuan dan praktik terbaik dalam menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, khususnya di negara-negara berkembang.

"Konferensi berskala internasional ini memiliki misi untuk mengumpulkan ahli yang kompeten dan berpengalaman di bidang K3, mengumpulkan peserta dari Indonesia dan negara lain," kata Kepala Departemen K3 FKM Ul, Indri Susilowati Hapsari, pada pembukaan konferensi, Kamis (25/5).

Konferensi semacam ini juga diharapkan dapat meningkatkan serta menyamakan pemahaman terkait pentingnya implementasi K3, apalagi dalam menyongsong era industri 4.0. "Meningkatkan publikasi ilmiah yang kredibel dan menyediakan komunitas K3 nasional dan internasional yang luar biasa dalam memperbarui pengetahuan dan metode dalam mengatasi tantangan K3 di Indonesia" ujar dia.

Beberapa sub tema yang dibahas dalam konferensi ini, di antaranya Tantangan Organisasi Kerja K3 di industri 4.0, Kerangka Kerja legislatif dan Peraturan K3 di Industri 4.0, Sistem Manajemen K3 dalam industri 4.0 dan Manajemen Risiko Kerja di Industri 4.0.

Tema tersebut diangkat untuk melihat tren, masalah, dan strategi K3 yang berkembang dan mempengaruhi peningkatan K3 di masyarakat secara global, terutama di negara-negara berkembang. K3 menjadi kebutuhan yang sangat mendasar dalam berbagai kegiatan produksi dan industri atau kegiatan tertentu dalam beroperasi secara produktif. (man)